Kamis, 27 September 2018

Review "Purbasari Lulur Putih"


Cover Merk Purbasari Lulur Putih


Assalamualaikum !!

Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kehidupan yang barokah oleh Allah..aamiin

Berhubung kemarin² lagi musim kemarau jadi yang punya aktifitas outdoor pasti rasanya kurang nyaman, karena panasnya terik matahari bisa bikin kulit kita makin gosong.hehe.Terlebih bagi yang kulitnya kuning langsat, sawo mateng atau coklat-coklat manis gitu pasti sangat mudah terbakar sehingga menimbulkan kulit kusam kalau terus-terusan terpapar sinar matahari.Tapi kalau yang kulitnya putih biasanya ketika gerkena panas matahari efeknya hanya akan menimbulkan kemerahan kemudian kembali lagi ke warna kulit semula.
 
Nah kalau aku skin tone nya warm jadi warnanya coklat-coklat manis gitu..jadi sekalinya kena panas efeknya langsung kusam atau gosong, beda halnya dengan suami yang kulitnya putih jadi kalau beliau kena panas cuman jadi kemerahan aja.Duh jadi minder deh..hehe tapi dia tetep suka ko sama aku yang manis. Wkwkwk

 
Jadi sebagai seorang wanita yang mempunyai warna kulit coklat manis, pengen juga punya kulit yang cerah, bersih dan sehat, salah satu cara yang sering saya lakukan yaitu dengan luluran.Nah, pada tulisan kali ini, saya akan menceritakan tentang produk lulur yang saya gunakan untuk scrubbing badan saya yaitu "Purbasari Lulur Putih”. Berikut pemaparannya:

1.      Kemasannya
Tutup Kemasan Purbasari Lulur Putih


Untuk kemasannya, Purbasari Lulur Putih ini  berbentuk pot berwarna putih dan terkesan biasa saja, tapi untuk varian Purbasari Lulur Putih yang sekarang lebih sedikit ada kemajuan dengan tulisannya yang dihiasi aksesoris bunga jadi gak terlalu flat.hehe

Tanggal kadaluwarsa Purbasari Putih terletak di bawah kemasan

Tanggal kadaluarsanya terletak dibagian bawah kemasan, dan dipinggir kemasannya tertera keterangan tentang Purbasari Lulur Putih, cara pemakaiannya, dan kompsisi yang terkandung pada Purbasari Lulur Putih ini.

2.      Teksturnya
Tekstur Purbasari Lulur Putih

Teksturnya berbentuk krim yang mudah untuk diambil dari kemasannya, tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer, dan ketika diaplikasikan  tidak terasa terlalu lengket dan terdapat butiran scrubnya yang lumayan kecil jadi ketika digosok tidak akan terlalu sakit.
Tekstur Butiran Scrub Purbasari Lulur Putih

3.      Tulisan yang tertera pada kemasan
Pemaparan singkat Purbasari Lulur Putih pada kemasan


Klaimnya

Lulur Mandi Putih Exfoliating
Mengandung whitening extract yang membantu mencerahkan kulit, menjaga kelembaban dan kehalusan kulit. Dengan butiran scrub yang lebih terasa serta keharuman aroma yang membuat nyaman.

 Cara penggunanya 

Gosokkan merata ke seluruh tubuh dalam keadaan kering, bilas dengan air, untuk hasil maksimal gunakan dengan rangkaian produk putih series lainnya. 

Itu cara penggunaan yang tertera pada kemasan, yang pasti kita udah pada tau gimana cara menggunakan lulur, kalau aku sih diratakan dulu Purbasari Lulur Putih nya ke semua kulit yang akan discrub, diamkan beberapa saat baru gosok sambil dilakukan pemijatan. Setelah pemijatan selesai, bilas dengan air.

 Nah yang paling seru pas ngegsoknya sih, soalnya nanti sel kulit matinya alias dakinya akan terangkat.hehe. seru-seru bahagia kalau sel kulit matinya banyak yang mengelupas, berarti nanti bisa jadi cerah kulitnya. Wkwkwkwk 

Ingredients 

Aqua, Polythylene, Stearic Acid, Glycerin, Mineral Oil, Cetyl Alcohol, Glyceryl Stearate,  Propylene Glycol, Triethanolamine, Lanolin, Dimethicon, Parfum Carbomer, Methylparaben, CI 77891, Propylparaben, BHT, Tetrasodium Edta, Allantoin, Sodium Lactate, Grctostlycyrrhiza Glabra Root Ectract, Butylene Glycol, Arctostaphylos Uva Ursi Leaf Extract, Citrus MedicaLimonum Extact, Morus Alba Leaf Extract, Butylparaben.
 
 
4.      Result
Foto sebelum menggunakan Purbasari Lulur Putih

Sebelum pemakaian, kulit tangan saya kering dan kusam.

Foto setelah menggunakan Purbasari Lulur Putih

Setelah pemakaian kulit tangan saya menjadi lembab dan agak cerah.

Baca juga : Tampil mempesona dengan Lip Cream Terbaik

 
5.      Conclusion

Secara keseluruhan Purbasari Lulur Putih, cukup bagus untuk seukuran lulur dengan harga Rp. 8.000,- dengan berat 125 gram. Tapi menurut saya hasilnya kurang maksimal artinya kurang maksimal dalam hal pengelupasan sel kuli matinya, dan aroma Purbasari Lulur Putih ini, kurang nyaman bagi aku, soalnya bukan wangi alami buah atau bunga jadi kurang suka aja.
Jadi aku gak bakal beli lagi Purbasari Lulur Putih ini, soalnya kurang memuaskan. hehe

Hasil pada setiap orang pasti akan berbeda, nah itu tadi review dari aku, semoga bermanfaat ya! Boleh share juga lulur favorit kalian apa? Hehe. Buat referensi juga
Terima kasih!


Selasa, 25 September 2018

Penyemangat Hidup Di Tahun 2017-2018 Part 2


Assalamualaikum semuanya

Tulisan kali ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya ini, telat upload karena pusing banget nyari file fotonya.hehe. Tulisan ini masih  menceritakan ke 12 murid saya pada tahun pelajaran 2017/2018. Berikut nama-nama beserta kesanku selama menjalani proses KBM bersama mereka:

1.       Muhamad Razaq Akbar

Anak ini usianya masih sangat kecil untuk seukuran anak kelas tiga, sehingga anak ini ketika dikelas masih belum mandiri, tapi pengetahuan umumnya boleh dibilang oke bgt lah dibanding anak yang lainnya. Tapi ketika anak ini meminta izin untuk buang air kecil, berarti anak ini memberi sinyal bahwa tugas yang saya berikan tidak bisa dia kerjakan hehe.(kabur dia)

2.      Muhammad Fachri Maulidi

Anak laki-laki satu-satunya yang montok badannya ini sepertinya mengalami disgrafia mungkin karena kurangnya perhatian dan pendampingan dari mamahnya ketika belajar di rumah. Karena mamahnya kerja di pabrik sehingga ketika ada lembur berangkat pagi pulang malam. Kehadiran ayah dan kakanya pun pasti perhatiannya berbeda tidak seperti perhatian seorang ibu.
Kenapa saya bilang disgrafia, itu karena ketika  tulisannya dibandingkan dengan tulisan adiknya yang duduk di kelas 2 lebih bagus adiknya.
Karena kemampuanku terbatas, jadi aku tidak bisa memberikan treatmen banyak pada anak ini. Dalam pemahamannya anak ini sudah bagus. Hanya dalam masalah baca tulis saja yang masih bermasalah. 

3.      Nafisha Syahriatul Romdon

Menurutku anak ini cantik sekali, dan termasuk anak-anak yang tidak terlalu butuh perhatian dan pendmpingan dari saya. Jadi ketika saya menjelaskan dan memberikan tugas, anak ini termasuk anak yang sudah bisa mandiri.

4.      Nazma Awalia Nur Hasanah

Rasanya aku sangat bersalah karena tabungan perhatianku pada anak ini masih kurang cukup, sehingga minat belajarnya di sekolah sangatlah rendah, hampir sama seperti Razaq, anak ini usianya belum cukup untuk ukuran anak kelas tiga, ditambah kemampuan baca tulisnya yang belum lancar membuat anak ini sulit memahami hpelajaran.

5.      Prita Bidari Ansori

Anak manis yag satu ini sangatlah shalehah, ketika bermain bersama temannya setahuku dan berdasarkan pernyataan dari teman-temannya, dia tidak pernah menyinggung perasaan temannya. Sejujurnya diantara semua anak-anak kelas tiga, hanya anak inilah yang sangat aku sukai karena dia begitu baik dan sopan, sayangnya pada akhir pebruari kemarin orangtuanya memutuskan anak ini untuk pindah sekolah ke SD, betapa sedihnya hari itu. Bukan hanya saya, bahkan teman-teman sekelaspun merasa sangat kehilangan, bahkan anak-anak perempuan selalu bertukar surat dengan Prita agar tidak merasa kehilangan. 

6.      Rizki Maulidi


Kiki nama panggilan anak ini, dibandingkan anak yang lain meskipun sering ngobrol tapi dalam mengerjakan tugas dia paling pertama selesai dibandingkan anak laki-laki yang lainnya. Tapi terkadang, karena terlalu cepat sehingga kurang teliti. Anaknya flat tanpa ekspresi, mau seneng atau sedih ekspresinya biasa saja. Ada-ada aja kamu nak.hehe
 
7.      Salwa Nazlaul Bilqis

Ketika awal tahun pelajaran, aku sangat kaget ketika mengetahui cara belajar anak ini. Karena anaknya manja, harus terus dirangkul agar terus semangat belajarnya.

8.      Siti Maharani

Anak perempuan yang mungil dan manis ini tingkat kemandirian dan kedewasaannya sangat berbeda dengan anak yang lain, pokoknya kalau diberi tugas dia selalu fokus dalam mengerjakannya kecuali kalau ada yang memang belum dia bisa, diapun akan sesegera mungkin menghampiri mejaku untuk bertanya atau minta dijelaskan ulang.

9.      Siti Khodijah

“Ageung” adalah nama panggilannya di kelas, itu karena badannya emang besar dibandingkan anak-anak yang lain. Satu hal yang membuatku sedih setiap melihat anak ini yaitu karena mamah kandung anak ini tidak mengenali ageung ini sebagai anaknya, itu terjadi karena pasca melahirkan si ibu memakan daging domba dan setelah itu kesadaran jiwanya sedikit berkurang.
Sehingga anak ini diambil oleh uwa nya untuk diurus dan di didik. Yang membuatku semakin sedih, ayah kandung anak ini pun kurang perhatiannya pada ageung padahal kalau dipikir-pikir ayahnya kan jiwanya masih normal, tapi ko tega ya tidak pernah memberikan kasih sayang ataupun materil kepada anak ini. Bahkan kakak kandungnya pun yang mengenyam pendidikan di sekolah yang sama tidak mengetahui bahwa ageung adalah adiknya.
Biaya hidup, biaya pendidikan semuanya ditanggung oleh uwa nya, untuk saat ini  panggilan ke uwanya ageung pun memanggil dengan panggilan mamah dan bapak.
Kata mamah asuhnya nama ageung ini nama spesial yang diberikan oleh salah satu ajengan supaya anak ini diberikan rezeki yang besar dan banyak. aamiin

10.  Syailla Siti Fasiha

Pada semester awal pembelajaran anak ini sering tidak masuk adapun kalau masuk sekolah pasti datangnya terlambat. Setelah diselidiki apa penyebab dia tidak sekolah. Ternyata lagi-lagi karena kurangnya perhatian dari seorang ibu karena ibunya bekerja di pabrik dan ibunya seorang single parent. Jadi anak ini tinggal bersama saudara-saudaranya. Sehingga perhatian dari ibu dengan dari saudara-saudaranya pasti akan berbeda. Tapi setelah aku datangi ke rumahnya dan diberikan motivasi agar tetap rajin bersekolah, alhamdulillah sekarang sudah tidak pernah bolos lagi.
Semangat terus ya nak.

11.  Syifa Fauziah 

Anak ini boleh dibilang asistenku ketika di sekolah, karena aku sering meminta pertolongannya untuk memberi bimbingan kepada anak yang masih belum mandiri karena menurutku anak ini cerdas, rajin dan sopan sehingga sangat bisa diandalkan.
Pastinya kenapa anak ini begitu awesome ternyata pembiasaan dari orangtuanya ketika di rumahpun sangat bagus. Terutama mamahnya yang sangat menerapkan kedisiplinan terhadap anak ini sehingga ketika di rumah sudah terbiasa disiplin maka di sekolahpun akan sama.

Dari ke 22 muridku sangat banyak sekali pelajaran yang dapat diambil, slah satunya tentang perhatian orangtua terhadap  anak yang dapat mempengaruhi kesuskesan belajar anak.
Seringkali banyak orangtua yang menyalahkan kinerja guru, meskipun memang saya akui mungkin cara mengajarku belumlah sehebat guru-guru yang lain. Tapi menurutku waktu belajar di sekolah sangatlah sebentar ditambah perhatian seorang guru yang harus bisa membagi adil kepada 22 muridnya terkadang ada yang terpenuhi cukup ada yang kurang. Jadi saran saya jangan hanya mengandalkan waktu belajar di sekolah, kalau bisa di rumahpun harus tetap belajar, karena ketika di rumah ibu perhatian ibu hanya terpokus pada anaknya sehingga proses beljar akan mudah dilakukan oleh anak.
Adakah saran agar anak-anakku yang memiliki kesulitan belajar bisa tetap mengikuti proses belajar dengan baik? Boleh bagi-bagi sarannya di kolom komentar.

Jumat, 14 September 2018

Wisata Alam "Gunung Sunda" di Sukabumi



Asssalamualaikum
Apa kabarnya teman-teman?
Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalani hidup ini. Aaamiin

Dalam menjalani keseharian, apalagi sebagai seorang IRT, pasti pernah merasa jenuh karena setiap hari rasanya pekerjaan tidak pernah selesai, mulai dari bangun tidur pagi, menyiapkan sarapan, membereskan dan membersihkan rumah, mencuci baju, mensetrika baju dan semua pekerjaan itu akan terus berulang tanpa ada kata berhenti.hehe

Nah oleh karena itu, sangat penting sekali jika sekali-kali kita meluangkan waktu untuk “me time” atau bisa juga kita melakukan refreshing bersama keluarga kita.Salah satunya dengan mengunjungi tempat wisata. Pada kali ini saya akan menuliskan salah satu tempat  wisata alam yang berada di Sukabumi yaitu “Gunung Sunda”. Mungkin bagi orang Sukabumi sendiri tempat ini sudahlah tidak asing. Hehe

Lokasi Gunung Sunda
Gunung sunda ini berada di Kampung Jambelaer, Desa Pada Asih Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Untuk menuju lokasi memang tidak ada mobil angkutan khusus sehingga jika kita ingin pergi ke sana kalau tidak bawa mobil pribadi, kita bisa membooking angkot supaya bisa sampai ditempat tujuan. Harga tiket masukpun hanya Rp. 2000,-. Murce kan??hehe
View Gunung Sunda
Gunung Sunda ini tingginya hanya 700MDPL, lumayanlah tidak terlalu berat untuk dijajal. Mungkin ketika mendengar kata gunug, untuk mencapai ke puncaknya kita pastinya harus mendaki terlebih dahulu. Wah nanti capek banget dong??hehe

Selama perjalanan mendaki, inshaallah tidak akan terasa capek, karena di sepanjang jalan menuju ke puncak kita disuguhi papan-papan tulisan yeng berisi kata-kata lucu, mulai dari tentang mantan sampai tentang pemimpin.heheYang ada kita akan disibukkan dengan selfie disetiap papan tulisan tersebut.

Fasilitas- fasilitas di Gunung Sunda
Untuk yang bawaannya nyemil terus,tenang aja shay..hehe. karena di puncak gunung terdapat warung-warung yang harganya tetep ramah di kantong dan ada juga gazebo tempat istirahat, mungkin yang bawa nasi timbel, nanti bisa dieksekusi di gazebo.

Selain warung, makin kesini ada juga “Cafe Gunung Sunda”, belum pernah mencoba icip-icip di cafe itu sih karena waktu itu wisatanya bareng guru-guru dan murid-murid.hehe
Untuk urusan perut sudah aman, nah tinggal selfie-selfie deh, berikut spot-spot yang lumayan buat dipake selfie.hehe.



Pengalaman berwisata ke Gunung Sunda
Sudah 2 kali sih main ke Gunung Sunda tuh, pertama pada waktu Gunung Sunda baaru ditemukan dan sedang booming-boomingnya, saya dan teman-teman kuliah setelah selesai ujian semester langsus ke Gunung Sunda. Bener- bener dadakan acaranya, dan pada saat itu ternyata gunung sundanya masih biasa saja.hehe

Kedua kalinya ketika saya hamil 7 bulan, waktu itu berangkatnya bersama rekan guru dan anak-anak sekolah. Ternyata kalau ada acara dari sekolah, gak usah bingung-bingung bawa nasi timbel.hhe. karena sudah dihandle sama ibu kepala sekolah.
Nah itulah gambaran ketika berwisata ke Gunung Sunda. teman-teman ada yang berminat juga untuk berkunjung ke sini?

Review "Purbasari Lulur Putih"

Cover Merk Purbasari Lulur Putih Assalamualaikum !! Apa kabarnya hari ini? Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan...